Area Kerja

Beranda » Area Kerja

Area Sanur Kauh

Sanur Kauh merupakan sebuah desa di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan yg berlokasi di sebelah selatan kota Denpasar. Wilayah Sanur memiliki garis pantai yang tidak kalah indahnya dengan daerah Kuta dan tempat lain. Dari tahun 80'an, wilayah Sanur begitu terkenal dengan pantai berpasir putih yang memiliki laut tenang dan tidak ber ombak besar. Letaknya di bagian selatan dan memiliki terumbu karang, membuat Pantai Sanur sangat begitu spesial bagi tourist Eropa yang berlibur ke Bali. Selain itu, Sanur juga memiliki kawasan mangrove, meskipun hanya 30 hektar, akan tetapi memiliki peran penting untuk mengurangi abrasi disekitar Sanur Kauh. Kawasan konservasi hutan mangrove diwilayah Sanur Kauh sering menjadi lokasi penanaman bagi kelompok organisasi, instansi pemerintah dan pihak swasta yang peduli terhadap hutan mangrove. Termasuk FPMB, yang beberapa kali bekerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta melakukan penanaman disepanjang Sanur Kauh sebagai upaya meningkatkan fungsi hutan mangrove.

Area Panjer

Kelurahan Panjer merupakan salah satu kelurahan diwilayah administrasi Kecamatan Denpasar Selatan. Sebagai salah satu lokasi kelurahan yg strategis diwilayah Selatan Denpasar, Kelurahan Panjer dibagian Selatan memiliki kawasan konservasi hutan mangrove seluas +/- 105 hektar. Kawasan mangrove diwilayah Panjer memiliki kerapatan tanaman yang cukup baik, sehingga tanaman dapat berkembang biak dg baik. Selain memiliki kawasan mangrove, Panjer juga berhadapan dg perairan Teluk Benoa disisi bagian Selatan.Kegiatan FPMB diwilayah Panjer adalah dengan melakukan monitoring dan pengawasan rutin terjadwal disekitar kawasan hutan dengan menggunakan perahu nelayan.

Area Sesetan

Kelurahan Sesetan merupakan bagian dari administrasi Kecamatan Denpasar Selatan. Memiliki kawasan konservasi hutan mangrove seluas +/-63 hektar yang berlokasi disisi Selatan Kota Denpasar. Kawasan mangrove di Kelurahan Sesetan berdampingan dengan perairan Teluk Benoa. Sebelum adanya akses jalan menuju Pulau Serangan, kawasan mangrove di Kelurahan Sesetan dimanfaatkan oleh warga sebagai salah satu titik point menuju Pulau Serangan dg menyeberang menggunakan Jukung (kapal nelayan tradisional) sebagai alt transportasi utk melakukan persembhayangan. Tukad Rangda menjadi titik point akses transportasi penghubung antara daratan Denpasar dg Pulau Serangan. Saat ini, akses point Tukad Rangda tidak lagi digunakan untuk keperluan penghubung ke Pulau Serangan. Akan tetapi titik point tersebut masih tetap digunakan oleh kelompok nelayan sebagai akses menuju laut lepas. Selain menjadi akses nelayan, kawasan mangrove di Kelurahan Sesetan masih tetap digunakan oleh warga untuk kepentingan adat sebagai lokasi Pura Dalam. Peran FPMB diwilayah ini adalah melalukan monitoring secara berkala dan melaporkan hasil pengamatan kepada pihak terkait

Area Pedungan

Pedungan merupakan Desa/Kelurahan diwililayah Kecamatan Denpasar Selatan. Terletak disisi Selatan dari Kota Denpasar, kawasan ini juga memiliki kawasan konservasi hutan mangrove seluas +/-95 hektar yg berdampingan dg perairan Teluk Benoa. Kawasan mangrove di Desa/Kelurahan Pedungan dapat terlihat disepanjang Jalan Pelabuhan yg menuju akses Pelabuhan Benoa Bali dan pintu masuk Tol Laut Bali Mandara. Kondisi mangrove diwilayah Pedungan sempat mengalami gangguan yg diakibatkan kebocoran pipa bahan bakar cair yg menyebabkan kerusakan. Oleh karena itu, upaya yg dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban adalah dg melakukan perbaikan pipa, membuat pembatas agar cairan tidak menyebar luas, flushing liquid dg bahan khusus dan selanjutnya adalah dengan mempersiapkan kembali media tanam untuk kemudian ditanam mangrove. Penanganan ini dilakukan dengan kerjasama FPMB - Indonesia Power dan dg pengawasan pihak Unit Pelaksanan Teknisi (UPT) . Taman. Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai sebagai unit teknis pengelolah kawasan konservasi hutan mangrove diperairan Teluk Benoa

Area Pemogan

Pemogan merupakan Desa/Kelurahan yg masuk dalam bagian adm administrasi Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Terletak dibagian Selatan dari Kota Dempasar dan berbatasan dengan wilayah Kuta bagian Timur. Wilayah Pemogan disisi bagian Selatan, memiliki kawasan konservasi hutan mangrove seluas +/-277 hektar. Kawasan mangrove di Pemogan ini merupakan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam upaya merevitalisasi fungsi hutan mangrove yg dulunya digunakan sebagai tambak garam oleh masyarakat sekitar. Program revitalisasi ini dilaksanakan dg manata ulang, melakukan replanting, serta membangun sarana prasarana pendukung seperti lokasi pelatihan budidaya mangrove, jalan tracking, menara pengawas dan kantor BPHM Wilayah I Bali. Kegiatan FPMB diwilayah ini adalah dengan melakukan kegiatan bakti soaial pembersihan sampah plastik disekitar aliran sungai dan melakukan kegiatan pelatihan yg bekerjasama dg BPHM Wilayah I Bali

Area Kuta

Sudah sangat bisa dipastikan, semua wisatawan akan mengenal Kuta lebih dari daerah lain di Bali, bahkan mungkin di Indonesia. Secara administrasi, Kelurahan Kuta merupakan bagian dari Kecamatan Kuta, Kabupateb Badung. Kuta merupakan kawasan pariwisata yg terkenal dengan keindahan pantai Kuta disisi bagian barat. Dibagian sisi Timur wilayah Kuta memiliki kawasan konservasi hutan mangrove yg cukup luas. Kawasan konservasi hutan mangrove di wilayah Kuta seluas +/-143 hektar yg berhadapan dengan Teluk Benoa. Perkembangan pariwisata dikawasan Kuta dewasa ini terus menerus mengalami peningkatan sarana dan prasarana. Akan tetapi, apabila melihat sisi Timur dari wilayah Kuta, maka kita akan melihat pemandangan yg berbeda dg yg dibayangkan oleh wisatawan. Disisi Timur, kita akan disajikan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) yg terkenal dg sebutan Tukad Mati. Sebuah aliran sungai yg mengalir dari hulu sungai mencakip wilayah sebagian denpasar Barat dan wilayah Kuta barat yg menuju ke hilir, yaitu Teluk Benoa.

Area Tuban

Kelurahan Tuban, secara geografis diapit oleh 2 perairan, sama halnya dengan lokasi wilayah lain di bagian Selatan Pulau Bali. Disisi bagian Barat Tuban adalah Pesisir Samudra Hindia, sedangkan disisi bagian Timur berhadapan dengan perairan Teluk Benoa, dimana Kelurahan Tuban memiliki kawasan konservasi hutan Mangrove seluas +/-70 hektar. Pembangunan akses jalan Tol Laut dan pengembangan Bandara International Ngurah Rai, memberikan dampak yg cukup baik, terutama bagi penduduk lokal dan pendatang yg tinggal menetap di Kelurahan Tuban. Kondisi perkembangan ini menciptakan konsekwensi baik langsung maupun tidak langsung, yg mampu memberikan dampak terjadinya kerusakan kawasan konservasi hutan mangrove. Oleh karena itu, FPMB melakukan penyelamatan disekitar wilayah mangrove yg berhadapan dengan pemukiman penduduk, terutama dikawasan padat penduduk di Jalan Tepi Siring - Tuban. Lokasi yg menjadi wilayah kerja FPMB di Kelurahan Tuban sebanyak +/-45 titik yg tersebar dari perbatasan Kelurahan Tuban - Kedonganan sampai dengan perbatasan wilayah Kelurahan Tuban – Kuta

Area Kedonganan

Kedonganan merupakan wilayah Kelurahan yg berbatasan dengan Kelurahan Jimbaran. Kelurahan Kedonganan masuk kedalam wilayah admisitrasi Kecamatan Kuta. Luasan wilayah yang tidak terlalu besar, akan tetapi Kelurahan Kedongan sangat terkenal sebagai wilayah pesisir Timur yg memiliki pasar ikan cukup lengkap dibagian Selatan Pulau Bali. Oleh karena itu, pasokan ikan utk kebutuhan restaurant dan hotel di bagian Selatan Pulau Bali ini disuplay dari Pasar Ikan Kedonganan. Disisi bagian Timur wilayah Kelurahan Kedonganan, terdapat kawasan hutan Mangrove yg berdampingan dengan Teluk Benoa. Memiliki luas kawasan hutan mangrove +/-96 hektar, yg tidak luput dari dampak yg ditimbulkan dari sempitnya lahan tempat tinggal warga yg semakin berkembang dan jumlah usaha industri kecil rumah tangga yg juga semakin bertambah. Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi hutan mangrove, maka FPMB melakukan upaya penyelamatan dibeberapa lokasi sebanyak +/-27 titik lokasi yg berhadapan langsung dg aktivitas industri kecil dan rumah warga disekitar kawasan mangrove

Area Jimbaran

Jimbaran, merupakan salah satu wilayah Kelurahan dibagian administrasi Kecamatan Kuta Selatan. Berlokasi persis disepanjang "leher" Pulau Bali. Kelurahan Jimbaran sangat terkenal dengan lokasi restaurant ikan bakar yg terdapat di sepanjang pantai jimbaran disisi bagian Barat. Dibagian sisi Timur Kelurahan Jimbaran, membentang kawasan hutan mangrove seluas +-/202 hektar yg terlihat dari Tol Laut dan disepanjang Jalan By Pass menuju ke Nusa Dua. Kondisi kawasan mangrove di Kelurahan Jimbaran memiliki karakteristik yg hampir mirip dg wilayah Bualu Nusa Dua. Memiliki kerapatan dan ketinggihan pohon mangrove yg cukup baik. Kawasan konservasi hutan mangrove di Kelurahan Jimbaran ini cukup rentan. Beberapa temuan dilapangan menunjukkan bahwa dikawasan hutan mangrove ini mengalami tekanan dari aktivitas warga, pengembangan property dan limbah industri kecil rumah tangga yg berdampak terhadap kerusakan dan pelanggaran kawasan konservasi hutan mangrove. Guna menjaga kawasan konservasi hutan mangrove, FPMB memprioritaskan upaya penyelamatan dibeberapa lokasi strategis sebanyak +/-34 titik lokasi rawan pelanggaran dan kerusakan

Area Benoa

Benoa - Nusa Dua lokasi yang tidak jauh dari Tanjung Benoa, memiliki wilayah yang cukup luas dan berlokasi di Selatan Pulau Bali. Keluarahan Bualu merupakan bagian dari wilayah administrasi Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung dan terkenal sebagai salah satu kawasan elit wisatawan mancanegara dg fasilitas convention center international di kawasan BTDC. Memiliki pesisir pantai yang indah dibagian Selatan dan juga memiliki kawasan mangrove seluas +/-247 ha yang terdapat di lekukan Teluk Benoa disisi Timur Kelurahan Bualu. Kawasan mangrove ini dapat kita lihat dari Tol Laut dan disepanjang kanan kiri Jalan Pratama menuju Kelurahan Tanjung Benoa. Kondisi mangrove diwilayah ini memiliki kerapatan yg cukup baik, dan dibeberapa lokasi, mangrove hidup berdampingan dengan rumah penduduk yg memiliki beragam aktivitas, dan seringkali aktivitas masyarakat ini berdampak terhadap kerusakan dan pelanggaran dikawasan konservasi hutan mangrove. Oleh karena itu, FPMB menjangkau beberapa lokasi di kawasan mangrove Bualu di +/-85 titik lokasi utk melakukan kegiatan penyelamatan hutan Mangrove

Area Tanjung Benoa

Kelurahan Tanjung Benoa merupakan wilayah administrasi dari Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang berlokasi di bagian Selatan pulau Bali. Letaknya sangat strategis dengan diapit oleh pesisir Samudera Hindia disisi Selatan dan Teluk Benoa disisi bagian Utara. Keluarahan Tanjung Benoa selain terkenal dengan kawasan wisata Watersport, terdapat juga kawasan Mangrove yang tumbuh dan berkembang di sepanjang pesisir Utara Teluk Benoa yang luasnya +/- 15 ha. Kondisi Mangrove di Tanjung Benoa cukup memprihatinkan, sebagaian masyarakat dan pengusaha lokal menggunakan pinggiran Mangrove sebagai lokasi perbaikan kapal-kapal fiber dan juga sebagai tempat pembuangan sampah. Sebagai salah satu upaya pelestarian kawasan Mangrove, semenjak 2013 telah melakukan upaya penyelamatan dikawasan Mangrove di sepanjang garis Teluk Benoa seluas +/-12 ha

Area Serangan

Desa Serangan merupakan sebuah desa yang berlokasi dibagian Selatan Kota Denpasar, sebuah desa yang termasuk kedalam administrasi Kecamatan Denpasar Selatan. Serangan adalah sebuah pulau yg awalnya terpisah dengan wilayah daratan Kota Denpasar. Memiliki Pura Sakenan yg diyakini merupakan salah satu Pura penting di Bali, sehingga banyak warga yg melakukan ritual persembahyangan ke Pulau Serangan melalui jalur pantai dg menggunakan kapal nelayan untuk menyeberang kelokasi persembhayangan. Semenjak dilaksanakannya pembangungunan Pulau Serangan oleh pengembang pada tahun 90-an awal, maka Pulau Serangan telah menyatu dg Kota Denpasar. Sehingga warga yg melakukan persembahyangan ke Pulau Serangan tidak lagi menggunakan perahu nelayan. Selain memiliki Pura Sakenan, Pulau Serangan juga terkenal dengan lokasi penangkaran Penyu, serta memiliki kawasan hutan mangrove seluas +/- 63 hektar. Dari total luas kawasan mangrove tersebut, FPMB melakukan upaya pelestarian di 23 titik   lokasi yg rentan terhadap dampak pembuangan sampah dan limbah rumah tangga.

Save Mangrove, Save Earth

Mangroves Need Your Help. Are you ready to volunteer?

Top