Program konservasi

Empat program, satu tujuan: hutan yang benar-benar tumbuh

Program kami dirancang agar setiap bibit punya penjaga, setiap kegiatan punya data, dan setiap warga punya alasan untuk merawat.

Rehabilitasi Mangrove

Kami memulihkan bekas tambak, tepian sungai yang tergerus, dan celah hutan yang rusak. Penanaman bukan tujuan akhir — tujuannya adalah bibit yang hidup hingga menjadi pohon.

  • Survei kesesuaian lahan: salinitas, genangan, tipe substrat.
  • Persemaian warga dengan propagul dari pohon induk lokal.
  • Penanaman sesuai zona: Avicennia dan Sonneratia di depan, Rhizophora di tengah, Bruguiera di belakang.
  • Penyulaman bibit mati pada bulan ke-3 dan ke-6.

Sekolah Pesisir

Kelas lapangan yang membawa peserta masuk ke hutan, menyentuh akar napas, mengenali kepiting bakau, dan memahami mengapa pesisir butuh mangrove.

  • Modul SD–SMA: mengenal jenis bakau dan rantai makanan pesisir.
  • Kelas kampus: metode transek, pengukuran diameter, dan identifikasi.
  • Sesi wisatawan: jalan susur hutan dan penanaman simbolis yang tetap dirawat.
  • Lokakarya guru untuk membawa materi mangrove ke kelas.

Pemantauan Berbasis Warga

Tanpa data, kita tidak tahu apakah upaya kita berhasil. Relawan dan kelompok pesisir mencatat kondisi lahan secara rutin dengan formulir sederhana.

  • Tingkat hidup bibit per petak tanam.
  • Tinggi dan jumlah daun bibit setiap tiga bulan.
  • Jenis dan berat sampah yang diangkat dari kawasan.
  • Catatan perjumpaan burung air, kepiting, dan ikan glodok.

Ekonomi Pesisir Lestari

Hutan yang memberi manfaat ekonomi akan lebih dijaga. Kami mendampingi kelompok warga mengembangkan usaha yang tidak menebang atau menimbun mangrove.

  • Olahan buah mangrove seperti sirup dan dodol dari jenis yang aman diolah.
  • Pewarna alami kain dari bahan mangrove yang dipanen lestari.
  • Pemandu ekowisata susur hutan dengan perahu atau jalur titian.
  • Budidaya kepiting dan ikan ramah lingkungan di tepi kawasan.

Ukuran keberhasilan

Yang kami hitung, bukan sekadar yang kami tanam

IndikatorCara mengukurFrekuensi
Tingkat hidup bibitHitung bibit hidup per petak 10×10 m3 bulan sekali
PertumbuhanTinggi batang dan jumlah pasang daun3 bulan sekali
Sampah terangkatDitimbang dan dipilah per jenisSetiap kegiatan
KeanekaragamanCatatan perjumpaan satwa di jalur tetapBulanan
Keterlibatan wargaJumlah kelompok aktif dan jam relawanPer semester

Satu bibit, satu langkah

Air sedang surut minggu ini. Saatnya turun ke lumpur.

Bergabunglah dalam penanaman berikutnya atau dukung perawatan bibit yang sudah tertanam.