Tentang kami
Forum kecil dengan akar yang panjang
Kami percaya pesisir Bali paling baik dijaga oleh orang-orang yang hidup di dekatnya — didukung pengetahuan, data, dan kerja bersama.
Cerita kami
Bermula dari sampah di sela akar
Forum Peduli Mangrove Bali (FPM Bali) berawal dari kegiatan bersih pesisir sukarela di sekitar Teluk Benoa. Setiap kali air surut, relawan menemukan plastik, styrofoam, dan jaring bekas yang melilit akar bakau muda. Dari situ muncul pertanyaan sederhana: siapa yang akan merawat hutan ini setelah kegiatan seremonial selesai?
Jawabannya adalah forum — wadah terbuka yang mempertemukan kelompok nelayan, banjar, sekolah, kampus, pelaku wisata, dan warga kota. Kami tidak menggantikan peran pemerintah atau pengelola kawasan; kami membantu dari sisi yang paling dekat dengan lapangan.
Kegiatan kami kini mencakup empat program inti yang berjalan sepanjang tahun, dengan jadwal yang diumumkan di halaman Kegiatan & Agenda.
Visi
Pesisir Bali yang tangguh, dengan hutan mangrove sehat yang dijaga dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat sekitarnya.
Misi
- Merehabilitasi lahan mangrove kritis dengan jenis yang sesuai zona.
- Mengenalkan ekosistem mangrove lewat pendidikan lapangan.
- Membangun data pemantauan berbasis warga yang terbuka.
- Mendorong ekonomi pesisir yang tidak merusak hutan.
Nilai kami
Cara kami bekerja
Lapangan lebih dulu
Keputusan diambil setelah melihat kondisi lahan, bukan dari meja. Jenis bibit, jarak tanam, dan waktu ditentukan oleh lokasi.
Warga sebagai pemilik
Kelompok pesisir terlibat sejak survei hingga perawatan, sehingga hutan yang tumbuh benar-benar dijaga.
Jujur pada data
Kami mencatat bibit yang hidup dan yang mati. Angka keberhasilan tanpa pemantauan tidak ada artinya.
Bersih sebelum tanam
Sampah yang tersangkut adalah pembunuh bibit nomor satu. Setiap penanaman diawali bersih pesisir.
Belajar bersama
Nelayan, akademisi, dan pelajar duduk setara. Pengetahuan lokal sama penting dengan kajian ilmiah.
Menghormati adat
Kegiatan selaras dengan aturan desa adat, kalender upacara, dan kawasan suci di pesisir.
Struktur forum
Siapa saja di dalam forum
FPM Bali bekerja melalui simpul-simpul kecil yang masing-masing punya peran jelas.
Kelompok nelayan dan warga di sekitar lokasi tanam yang mengelola persemaian dan patroli sampah.
Guru, mahasiswa, dan fasilitator yang menyusun materi kelas lapangan.
Relawan yang mencatat pertumbuhan bibit, temuan satwa, dan jenis sampah.
Penghubung dengan sekolah, kampus, pelaku usaha, dan pengelola kawasan.
Tertarik masuk salah satu simpul? Mulai dari halaman Jadi Relawan.
Satu bibit, satu langkah
Air sedang surut minggu ini. Saatnya turun ke lumpur.
Bergabunglah dalam penanaman berikutnya atau dukung perawatan bibit yang sudah tertanam.